Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) akhirnya hanya
mengeluarkan rekomendasi untuk 16 klub Indonesia Super League (ISL)
2015. Hal itu diumumkan BOPI pada jumpa pers di Kantor Kemenpora,
Jakarta, Rabu (1/4) siang seperti yang di lansir dalam situs Ligaindonesia.co.id.
Berdasarkan hasil verifikasi aspek legalitas, keuangan, pelaku
olahraga profesional, pembinaan, dan sosial, BOPI menetapkan Semen
Padang, Sriwijaya FC, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Persipura
telah memenuhi semua persyaratan.
Sementara itu, ada Bali United Pusam, Barito Putera, Persiram Raja
Ampat, Pusamania Borneo FC, PSM Makassar, Persiba Balikpapan, Mitra
Kukar, Persela Lamongan, Pelita Bandung Raya, dan Gresik United, lolos
dengan catatan ringan. Dan dua klub yang belum mendapatkan rekomendasi
adalah Arema Cronus dan Persebaya Surabaya.
BOPI menegaskan bakal memantau ketat ISL. Jika ada kekeliruan selama
kompetisi berjalan, rekomendasi bakal dicabut. Catatan lainnya adalah,
Mitra Kukar, Persela, PBR, Gresik United, dan Perseru wajib
menyelesaikan semua kewajiban dengan tenggat putaran pertama selesai.
Jika tidak, langsung digugurkan.
"Verifikasi ini mengacu pada standar FIFA dan AFC serta aturan
negara. Tidak ada intervensi atau tekanan dari mana-mana," kata Gatot S.
Dewabroto, Deputi V Kemenpora.
Di sisi lain, ketua umum BOPI Noor Aman memberikan penjelasan mengapa
pihaknya belum memberikan rekomendasi kepada Arema dan Persebaya.
"Arema dan Persebaya itu punya masalah warisan masa lalu. Kami ingin
mendamaikan kedua kelompok agar bersatu," jelas Noor Aman.
"Yang takut, kami berikan rekomendasi kepada A, tahu-tahunya yang menang di pengadilan B," tambahnya.

0 comments:
Post a Comment